Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pendataan ekonomi secara menyeluruh di wilayah Kotabaru. Kepala BPS Kotabaru, Rachmat Hidayat, mengatakan bahwa langkah awal ini bertujuan mengumpulkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Menurutnya, keterlibatan Wakil Bupati sebagai responden pertama diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar turut berpartisipasi aktif dalam sensus.
“Dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat agar bersedia menerima petugas dan memberikan data yang dibutuhkan,” ujarnya.
Rachmat menjelaskan, setelah pendataan awal tersebut, petugas BPS akan melanjutkan kegiatan sensus secara door to door ke seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru. Pendataan ini mencakup pelaku usaha maupun rumah tangga guna memperoleh gambaran riil kondisi ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi basis data ekonomi nasional.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang jujur dan benar.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kotabaru untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang akurat. Data yang benar sangat penting untuk kemajuan daerah dan pembangunan Indonesia,” ujarnya.
BPS juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus yang bertugas serta memberikan informasi secara lengkap demi menghasilkan data berkualitas.(Sal)

Posting Komentar