Dispersip) Kabupaten Kotabaru menggelar Lomba Resensi Buku bagi siswa tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Kotabaru, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan minat baca sekaligus kemampuan literasi pelajar di Kabupaten Kotabaru

KOTABARU, penabanua.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru menggelar Lomba Resensi Buku bagi siswa tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Kotabaru, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan minat baca sekaligus kemampuan literasi pelajar di Kabupaten Kotabaru.


Lomba yang mengusung tema “Ciptakan Generasi Terampil Berbahasa, Kreatif dan Inspiratif melalui Budaya Literasi Berkelanjutan untuk Kotabaru Hebat” tersebut diikuti sebanyak 41 peserta dari 22 SMP yang tersebar di enam kecamatan.


Kegiatan berlangsung di Meeting Room Kartika Lantai II, dengan peserta mengikuti rangkaian lomba resensi buku yang bertujuan mengasah kemampuan siswa dalam memahami, mengulas, dan menyampaikan isi serta kelebihan sebuah buku secara baik dan sistematis.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, Muhammad Fuad F., S.Ag., M.M., yang diwakili Sekretaris Dispersip Dr. H. Asriady Sulaiman, S.IP., M.Si. dalam arahannya mengapresiasi antusiasme para peserta serta dukungan kepala sekolah dan guru yang telah mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi.


Ia menilai perkembangan teknologi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung proses belajar dan peningkatan sumber daya manusia. Para pelajar juga diharapkan mampu mengaktualisasikan diri dengan memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan budaya membaca dan kemampuan memahami bahan bacaan.


“Anak-anak sekalian sudah mengenal teknologi. Bahkan hari ini sudah membawa laptop masing-masing. Ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pendidikan,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi dukungan para kepala sekolah dan guru dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang literasi.


Menurutnya, kemampuan membuat resensi bukan hanya sebatas mengikuti perlombaan, tetapi juga dapat menjadi bekal bagi siswa untuk memahami isi buku secara lebih mendalam, mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan sebuah bacaan, serta menyampaikan pemikiran secara runtut.


“Minimal dari resensi ini anak-anak mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam dalam mengulas satu buku yang ada di perpustakaan sekolah,” katanya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan pelajar yang memiliki kemampuan literasi, kreativitas, dan keberanian untuk menyampaikan gagasan. Para peserta yang mengikuti lomba juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan panutan bagi teman-temannya di sekolah masing-masing.


Selain itu, keberadaan tenaga fungsional muda di lingkungan perpustakaan daerah diharapkan semakin memperkuat pelayanan dan pembinaan literasi di Kabupaten Kotabaru.


“Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir nominasi-nominasi terbaik yang dapat membawa nama Kabupaten Kotabaru dan menjadi bagian dari pengembangan budaya literasi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba resensi buku. Para peserta diberikan kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam mengulas buku yang telah dipersiapkan.


Melalui kegiatan tersebut, Dispersip Kabupaten Kotabaru berharap budaya membaca dan kemampuan literasi terus tumbuh di kalangan pelajar, sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi yang terampil berbahasa, kreatif, inspiratif, serta mampu menghadapi perkembangan zaman.(Sal) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama