Ketua Umum PB Lemkari H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan arahan pada pelantikan Ketua Pengcab Lemkari, kegiatan Gashuku, serta ujian kenaikan tingkat sabuk (penurunan kyu) di kawasan Kiram Park, Sabtu (18/1/2026). |
Pada hari pertama, Ketua Pengprov Lemkari Kalsel Ahmad Yani, SKM secara resmi melantik sembilan Ketua Pengcab Lemkari se-Kalimantan Selatan. Mereka yang dilantik yakni Ketua Pengcab Lemkari Kota Banjarmasin AKBP (Purn) Zaenuri, Kota Banjarbaru H. Muhammad Syahrial, S.I.Kom, Kabupaten Banjar Aiptu Zainudin Renngur, S.H, Kabupaten Barito Kuala Dinansyah, S.Sos., MM, Kabupaten Hulu Sungai Utara Arbiyan, S.Ag, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rusmiyati, S.Pd, Kabupaten Balangan Muhammad Assyabirin, S.M, Kabupaten Tabalong Zainal Abdi, serta Kabupaten Tanah Laut Kapten Inf C. Indra Gunawan, S.Sos.
Ketua panitia pelaksana, Syahrani, menjelaskan bahwa sebelum pelantikan dilaksanakan kegiatan Gashuku yang diikuti sebanyak 340 karateka. Kegiatan ini bertujuan sebagai pembekalan materi bagi peserta yang akan mengikuti ujian kenaikan tingkat pada hari kedua.
Sementara itu, ujian kenaikan tingkat sabuk (penurunan kyu) diikuti oleh 294 karateka, terdiri dari 88 karateka sabuk putih, 37 sabuk kuning, 50 sabuk hijau, 72 sabuk biru, dan 47 sabuk cokelat.
Dalam sambutannya, Ketua Pengprov Lemkari Kalsel Ahmad Yani mengatakan, momentum pelantikan harus dijadikan sebagai awal kerja nyata bagi seluruh pengurus.
“Jaga kekompakan dan aktif mendukung program Pengprov dalam pembinaan berjenjang, seperti Gashuku, ujian kyu, serta kejuaraan-kejuaraan yang berkelanjutan untuk mencetak kader karateka,” ujar Sensei Ahmad Yani, penyandang DAN IV Karate.
Pelantikan tersebut juga dihadiri Ketua Umum PB Lemkari H. Sahbirin Noor atau Paman Birin. Dalam arahannya, Paman Birin menegaskan agar para Ketua Pengcab yang telah dilantik mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta mengimplementasikan sumpah karate dalam kehidupan sehari-hari.
“Selain latihan fisik, filosofi sumpah karate harus dipegang teguh untuk menjadi karateka sejati. Karate bukan hanya bermanfaat saat pertandingan, tetapi juga membentuk disiplin dan karakter dalam kehidupan,” tutur Paman Birin.
Rangkaian kegiatan Lemkari Kalsel selama dua hari di kawasan Kiram Park ditutup dengan pengumuman hasil ujian kenaikan tingkat sabuk, yang seluruh peserta dinyatakan lulus. Selain itu, ditetapkan 18 karateka terbaik, salah satunya Muhammad Fauzan, karateka asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(Rilis)

Posting Komentar