Audiensi tersebut dipimpin langsung Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, S.Sos., sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah modern yang berkelanjutan serta berorientasi pada ekonomi sirkular. Rombongan Pemkab Kotabaru diterima Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, ST, MM, dalam suasana diskusi teknis yang konstruktif.
Program LSDP merupakan inisiatif Kemendagri yang didukung Bank Dunia, dengan fokus pada pengelolaan sampah terpadu dari hulu ke hilir melalui konsep zero waste. Program ini mendorong pemerintah daerah mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menekan dampak pencemaran lingkungan.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Muhammad Rusli yang didampingi Sekretaris Daerah Eka Saprudin, A.P., M.AP., menegaskan kesiapan Kabupaten Kotabaru untuk melaksanakan Program LSDP secara optimal. Ia menekankan bahwa sampah tidak lagi dipandang semata sebagai persoalan, melainkan peluang ekonomi yang dapat dikembangkan.
“Melalui program LSDP, sampah dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti Refuse Derived Fuel (RDF), pupuk kompos, pakan ternak, serta produk turunan lainnya. Ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Sebagai bentuk kesiapan, Pemkab Kotabaru melalui Dinas Lingkungan Hidup telah menyiapkan dokumen Detail Engineering Design (DED) pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan landfill di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kelumpang Hulu, yang direncanakan mulai dibangun pada 2026. Dalam audiensi tersebut juga dipaparkan kondisi eksisting serta sistem pengelolaan sampah di Kotabaru.
Menanggapi hal itu, Direktur PEIPD Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa Kabupaten Kotabaru telah masuk dalam daftar calon penerima bantuan Program LSDP. Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif sekaligus membuka peluang besar bagi Kotabaru untuk memperoleh dukungan program pengelolaan sampah terpadu dari pemerintah pusat.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat sistem pengelolaan persampahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di daerah.
Turut mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut, Kepala Bapperida Ir. Rurien Srihardjanti, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP., Kepala Dinas PUPR Abdul Hamid, S.ST., serta sejumlah pejabat teknis terkait.(Sal)


Ų„Ų±Ų³Ų§Ł ŲŖŲ¹ŁŁŁ